Cara Pasang Meta Tag dan Keyword di Blogspot

Memasang Meta Tag dan Keyword pada Blog ini adalah salah satu upaya agar blog kita lebih SEO (search engine optimization ) Friendly. Hal ini disebabkan karena meta spider crawler search engine ( mesin pencari ) konon suka sekali dengan hal ini , sehingga dengan pasang meta tag dan keyword ini search engine tersebut akan mudah menemukan title dan keyword blog kita .

Cara Pasang Meta Tag dan Keyword ini terbilang gampang , kira-kira seperti ini :

  1. Login ke Blogger atu dashboard , pilih Layout dan Edit HTML.
  2. Cari kode <title><data:blog.pageTitle/></title>.
  3. Ganti kode tersebut dengan kode dibawah ini

    <b:if cond='data:blog.pageType == "index"'>
    <title><data:blog.title/></title>
    <b:else/>
    <title><data:blog.pageName/></title>
    </b:if>

  4. Copy kode HTML dibawah ini dan paste tepat dibawah kode tadi.

    <meta expr:content='data:blog.pageTitle + " - Deskripsi blog kamu disini"' name='description'/>
    <meta expr:content='data:blog.pageTitle + ", Keyword 1, keyword 2, keyword 3, dst "' name='keywords'/>
    <meta content='INDEX, FOLLOW' name='ROBOTS'/>

  5. Edit tulisan yang berwarna hijau pada kode diatas sesuai dengan meta tag dan meta keyword atau kata kunci blog anda, ingat untuk meta keyword ini maksimal sekitar 200 karakter dan disetiap kata kunci pisahkan dengan koma.
  6. Keseluruhann kode tersebut berada dibawah tag <head> dan akan terlihat seperti ini :

    <b:if cond='data:blog.pageType == "index"'>
    <title><data:blog.title/></title>
    <b:else/>
    <title><data:blog.pageName/></title>
    </b:if>
    <meta expr:content='data:blog.pageTitle + " - Deskripsi blog kamu disini"' name='description'/>
    <meta expr:content='data:blog.pageTitle + ", Keyword 1, keyword 2, keyword 3, dst "' name='keywords'/>
    <meta content='INDEX, FOLLOW' name='ROBOTS'/>

    7. Setelah selesai jangan lupa "Save Template" .

    Selesai .

    Selamat mencoba untuk memasang Meta Tag Dan Keyword pada Blogspot, sebagai salah satu upaya, ingat hanya salah satu aja karena masih banyak lagi tips-tips lainnya untuk men SEO kan blog itu agar benar-benar SEO Friendly.

Desain theme yg wajib di miliki WordPress

Sebelum membahas lebih jauh, ada aturan dasar yang perlu Anda pahami. WordPress telah membuat aturan dasar untuk memberi nama file-file dalam sebuah theme sesuai dengan fungsinya. Tujuannya adalah untuk memudahkan desainer dalam membuat theme sehingga ada standarisasi yang berlaku pada theme hasil karyanya. Apa saja itu?

index.php. Ini adalah file induk yang mengatur tampilan awal (homepage) sebuah blog. Lewat file ini Anda bisa menampilkan posting terbaru serta mengatur fitur pada halaman depan blog Anda.

File Standar (Harus ada)
header.php. File penting yang mengatur tampilan atas sebuah blog. Isi filenya adalah berbagai tag HTML juga berbagai macam meta tag.

single.php. Desain permalink (permanent link) blog WordPress diatur oleh file ini. Contohnya adalah halaman web yang sedang Anda baca saat ini. Fungsinya adalah untuk menampilkan artikel lengkap dari judul yang dipilih oleh pengunjung. Pengetahuan untuk mengolah file single.php sangatlah penting, terutama bagi yang suka bereksperimen dengan tataletak iklan pada blog.

page.php. Fungsinya untuk menampilkan Halaman (bukan posting) pada blog Anda. Misalnya halaman About Me.

sidebar.php. Kalau Anda memang seorang blogger pasti tahulah yang namanya sidebar. Biasanya letaknya ada dikanan. Berfungsi untuk menampilkan widget dari berbagai fitur khas blog seperti kalender, blogroll, categories, dan lain-lain.

archive.php. Menampilkan arsip posting dari sebuah kategori dan tag. Desain pada file ini sangat penting dalam SEO karena mesin pencari akan menjelajah semua posting blog Anda melalui halaman arsip.

search.php. Berfungsi untuk menampilkan hasil perncarian yang dilakukan oleh pengunjung blog Anda (bukan dari search engine). Biasanya tampilannya mirip dengan file archive.php.

comments.php. Sesuai dengan namanya, file ini mengatur tanpilan form komentar serta berfungsi untuk menampilkan komentar pengunjung dalam sebuah artikel. ‘Teman setianya’ adalah single.php karena comments.php akan ditampilkan pada permalink sebuah artikel.

footer.php. Fungsi dan isi dari file footer.php adalah kebalikan dari header.php. Fungsinya untuk menampilkan bagian bawah sebuah blog WordPress. Berisi berbagai tag HTML penutup seperti dan . Biasanya digunakan untuk menampilkan copyright serta info seputar blog lainnya.

style.css. Layout, pewarnaan, serta berbagai efek desain diatur oleh file ini. Peran file style.css dalam theme blog sangatlah penting. Isi dari file style.css akan dibahas pada artikel membuat layout desain blog yang terbit beberapa hari yang akan datang.

File Tambahan (Tidak mutlak)

functions.php. File ini Anda butuhkan untuk mengaktifkan fungsi widget pada theme juga fungsi buatan Anda sendiri lainnya yang tidak standar dari WordPress.

404.php. Fungsi dari file ini adalah menggantikan halaman 404 dari browser. Kode 404 adalah kode erorr yang muncul ketika sebuah website/halaman website tidak bisa dibuka atau tidak ketemu. Agar tampak lebih bagus dalam tampilan dan SEO, maka 404.php bisa Anda gunakan.

searchform.php. Berisi skrip HTML untuk menampilkan kotak input text yang digunakan untuk melakukan pencarian dalam blog. Sudah mulai jarang digunakan karena biasanya kotak pencarian sudah dimasukkan kedalam sidebar atau bagian lain pada blog.

screenshot.png. Sesuai dengan namanya adalah untuk menampilkan screenshot dari desain blog Anda dalam format PNG dengan ukuran 300×225 pixel. File ini boleh ada, boleh nggak. Kalau ada bagus, kalau gak ada juga gak apa-apa.

Yang perlu Anda tahu…
Meskipun beragam file theme WordPress dalam artikel ini dibagi menjadi 2 bagian yaitu File Standar dan File Tambahan, dalam peberapannya Anda memerlukan semua file tersebut untuk membuat sebuah theme yang lengkap. Namun ada juga beberapa theme yang bahkan tidak menyertakan beberapa file standar dalam paketnya. Misalnya theme classic yang selalu disertakan dalam paket CMS WordPress.

Theme bernama classic dari WordPress tidak menyertakan file single.php, page.php, dan search.php sehingga fungsi dari ketiga file tersebut digantikan oleh file index.php. Bisa digantikan karena memang fungsi dari keempat file tersebut sebenarnya sama namun tetap tidak bisa diberlakukan sebaliknya. Misalnya menggantikan index.php dengan single.php.

source : dhinata.com

26 Free Wordpress Photo Gallery Themes

There are thousands of Free Wordpress themes and a number of great showcases on the best free wordpress themes, but it is still can be difficult to find the right wordpress theme for you photo blog. Here is a list of  26 Free Wordpress Photo Gallery Themes, I hope it will be useful for all the photo bloggers out there. Enjoy!

1) ShutterThemes Free Photo Gallery Theme

Demo | Download

2) Monotone



Demo | Download
3) AutoFocus

Demo | Download
4) Unstandard

Demo | Download

5) Grain Theme

Demo | Download
6) CSS Gallery Theme

Demo | Download
7) Nishita

Demo | Download
8) Photo WP

Demo | Download
9) Polaroid

Demo | Download
10) BOB Photo Blog

Demo | Download



11) Video, Game and Photo Blog Theme

Demo | Download
12) Sharpfolio

Demo | Download
13) iQ2 Wordpress Photo Blog Theme

Demo | Download
14) Ascari

Demo | Download
15 ) Bueltge Photo Blog Theme

Demo | Download
16) Nautilus

Demo | Download
17) Ocular Professor

Demo | Download
18) WP Pix

Demo | Download
19) Reflection

Demo | Download
20) Photo Blog Free Wordpress Theme

Demo | Download
21) Going Pro - Gallery

Demo | Download
22) Photopress Theme

Demo | Download
23) Fotofolio

Demo | Download
24) Fotolog Theme

Demo | Download
25) Monolit

Demo | Download
26) Cancerbox’s Horizon

Demo | Download